Lanal Dumai Tangkap 11 Kg Sabu, 63 Ribu Ekstasi dari Dua Tersangka

oleh -
Pangkormada I Laksmana Muda TNI Muhammad Ali saat press release di Lanal Dumai, Jumat (21/2/2020), Penangkapan 11 Kg Sabu dan 63 Ribu Butir Ekstasi

INFOWARTA.COM, Dumai – Sebanyak 11 Kg Sabu dan 63 Ribu Ekstasi berhasil ditangkap Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai.

Dari penangkapan itu dua orang turut ditangkap. Pelaku yang diamankan merupakan warga Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. Mereka masing-masing bernama berinisial AP dan ZN.

Penangkapan dilakukan tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai melaksanakan penangkapan terhadap sebuah Kapal Jaring Nelayan tanpa nama, GT. 3 yang membawa muatan 11 bungkus teh kemasan merk China berisi Narkoba Jenis Sabu seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi lebih kurang 63.000 butir pil ekstasi, Selasa (18/2/2020) dini hari.

Pangkormada I Laksmana Muda TNI Muhammad Ali saat press release di Lanal Dumai, Jumat (21/2/2020) mengatakan penangkapan berawal dari informasi yang diterima oleh tim F1QR Lanal Dumai dari agen di lapangan pada hari Senin, tanggal 17 Februari 2020 pukul 13.30 WIB bahwa akan ada kegiatan penyelundupan Narkoba melalui perairan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari informasi tersebut tim menindaklanjuti dan akhirnya menemukan adanya kapal nelayan jaring ikan. “Kemudian digiring ke tepi untuk pemeriksaan lebih lanjut,”tuturnya.

“Dari hasil pemeriksaan membawa muatan ditemukan 11 bungkus kemasan teh merk China diduga berisi narkoba jenis Sabu dan 7 bungkus besar pil Ekstasi.” Ujar Pangkormada I Laksmana Muda TNI Muhammad Ali.

Selanjutnya pada pukul 01.15 WIB Barang Bukti dan 2 orang pelaku di kawal oleh Tim F1QR menuju Lanal Dumai untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut.

“Kemudian di Laboratorium Bea dan Cukai Dumai telah dilaksanakan pengujian dan identifikasi terhadap barang bukti tangkapan F1QR Lanal Dumai Sebanyak 11 bungkus diduga Narkotika jenis sabu dan butiran Ekstasi berwarna kuning, ungu, oranye dan merah muda, terbukti mengandung zat jenis Methamphetamin (sabu-sabu) berbentuk kristal bening seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi,” sebutnya.

Ia mengatakan terhadap kedua tersangka dapat diancam dengan pidana karena melanggar Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ini komitmen kami dalam memberantas narkoba,” tutupnya.(inf)