Satu PDP Covid-19 Warga Bogor, Berikut Keterangan Lengkap Diskes Dumai

oleh -
PLT Kadis Kesehatan Kota Dumai H Syahrinaldi didampingi juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Kota Dumai, dr. Syaiful dan Kepala Dinas Kominfo Dumai

INFOWARTA.COM, Dumai – Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Dumai Positif Terinfeksi Virus Corona atau Covid-19. Hal ini setelah dilakukan tes swab dan PCR terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) yang di rawat di Rumah Sakit Umum Dumai (RSUD) dan Rumah Sakit Pertamina Dumai (RDPDm).

PLT Kadis Kesehatan Kota Dumai H Syahrinaldi didampingi juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Dumai, dr. Syaiful membenarkan adanya satu PDP Covid – 19 yang dinyatakan positif.

“Benar ada 1 orang yang dinyatakan positif,” kata Syahrinaldi pada video conference yang digelar Kamis (02/04/2020) sore dihadapan wartawan.

Pria yang akrab disapa ucok ini menyebutkan bahwa pemerintah Kota Dumai telah mengambil sampel swap terhadap 12 PDP. Hasil labor BTKL Litbangkes menunjukkan 1 orang positif, 6 negatif dan 5 lagi masih menunggu hasil labor.

“Secara keseluruhan ada 14 orang PDP. Sebelumnya 1 dinyatakan sembuh, 2 meninggal. Terhadap 2 yang meninggal, hanya satu yang sempat diambil sampel. Dengan demikian ada 12 yang diambil swab nya. Dari jumlah ini, 1 positif, 6 negatif dan 5 belum keluar hasilnya,” kata Ucok.

Pasien wanita berusia 63 tahun itu bukan warga Dumai. Melainkan warga Bogor yang menghadiri pesta pernikahan 23 Maret 2020.

Ia datang ke Kota Dumai tanggal 10 Maret. Tanggal 12 mulai mengalami gejala batuk pilek dan demam. Pada saat itu berobat ke salah satu klinik.

Karena kondisinya terus memburuk, pada tanggal 22 dibawa berobat ke RSPDm. Keesokan harinya dirujuk ke RSUD Dumai dan ditetapkan PDP. Selanjutnya diisolasi di RSUD Dumai.

“Yang bersangkutan tak sempat menghadiri pesta tanggal 23 Maret. Karena malam akad nikah tanggal 22 Maret sudah dibawa ke Rumah Sakit,” terang Ucok.

Meski sudah dinyatakan positif berdasarkan hasil swab, kondisinya saat ini semakin membaik. “Kita doakan segera sembuh,” harap Ucok.

Terhadap PDP yang positif ini akan ditingkatkan perawatannya sesuai protokol perawatan yang ditetapkan. Keluarga yang pernah dikunjungi pasien positif tersebut langsung ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Sementara tracking akan ditingkatkan dan rumahnya disemprot disinfektan.

“Untuk tracking contact keluarga dan orang dekat, sebanyak 15 orang telah dilakukan rapid test. Hasilnya ada 1 orang dinyatakan positif. Tapi kondisinya baik tidak ada mengalami sakit. Baik itu demam, pilek dam batuk. Dan sudah kita anjurkan isolasi mandiri,” tambah Jubir
juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kota Dumai, dr. Syaiful

Mantan Dirut RSUD Dumai juga menyampaikan pesan walikota yang meminta masyarakat untuk tetap tenang, namun harus waspada dan berhati-hati terhadap penyebaran virus corona ini.

“Silakan dengarkan imbauan pemerintah dan lakukan pola hidup bersih, cuci tangan sebelum setelah beraktivitas dan hindari keramaian,” pungkasnya.(***)