Suami Istri Bertengkar, Anak Jadi Korban

oleh -
Foto tersangka pengaiayaan

Infowarta.com, DUMAI – Seorang bocah berusia 5 tahun, berinisial DA (5) menjadi korban pengaiayaan tidak lain adalah ibu kandungnya. Yenita (36) tega memukul anak kandungny yang tak berdosa.

Ibu Rumah Tangga (IRT) itu harus berurusan ke pihak kepolisian, setelah dilaporkan, terungkap, dia diduga memukul putrinya DA (5) hingga mengalami luka memar.

Perbuatan pelaku lantaran kesal usai bertengkar dengan sang suami. Hingga ia meluapkan kemarahannya kepada putrinya. Akibat perbuatannya terlapor mendekam dibilik jeruji Polsek Bukit Kapur.

Kapolsek Bukit Kapur AKP Tumara membenarkan adanya penangkapan terhadap IRT yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak kandungnya sendiri.

“Pelaku sudah ditahan di Polsek Bukit Kapur. Diduga ia stres karena bertengkar dengan suaminya dan meluapkan kemarahannya kepada putri kandungnya sendiri,” ujar AKP Tumara, Rabu (31/10/2019).

Dijelaskan Kapolsek, kejadian ini terungkap ketika masyarakat di Jalan Inpres II, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur melihat korban duduk bersandar ditiang listrik dengan luka memar bahkan membiru dibagian mukanya.

“Melihat hal itu masyarakat mendatangi korban. Namun tidak lama kemudian datang lah pelaku dengan modus mengakui bahwa korban itu keponakannya,” cerita mantan Kasat Narkoba Polres Dumai itu.

Merasa curiga dengan pelaku, masyarakat sekitar lokasi kejadian lalu membawa korban bersama pelaku ke Polsek Bukit Kapur guna mengungkap perbuatan keji pelaku yang tega menganiaya bocah yang masih berumur 5 tahun itu.

“Setelah kita periksa, pelaku mengakui bahwa korban merupakan anak kandungnya. Bahkan, ia mengaku perbuatan itu dilakukan lantaran kesal usai bertengkar dengan suami dan melampiaskan kekesalannya kepada anaknya,” terang Kapolsek.

Kini pelaku telah diamankan di Mapolsek Bukit Kapur guna penyelidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya pelaku bakal dijerat dengan pasal Pasal 44 ayat (2) UU RI NO. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam lingkup Rumah Tangga dan Pasal 80 ayat (2) UU RI No.17 th 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.01 th 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 ttg perlindungan anak menjadi UU dengan ancaman 5 tahun penjara.(icw)