Warga Cirebon terharu diajak makan bersama Presiden Jokowi

Cirebon (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo mengajak makan beberapa warga yang telah menantinya di depan rumah makan di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Menurut pantauan Antara, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Kamis siang yang tiba di Rumah Makan Empal gentong Haji Apud mengajak masuk enam orang tua dan delapan anak-anak duduk bersama di dalam rumah makan itu.

Sejumlah kaum ibu dan bapak tersebut menyatakan terkejut dan terharu diajak makan oleh orang nomor 1 di Indonesia itu.

Hal yang dibahas oleh Presiden bersama warga itu terkait dengan pekerjaan dan keadaan ekonomi mereka.

Usai berdiskusi, Jokowi mengatakan pemerintah dan lembaga keuangan perlu memperhatikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pedagang kecil.

“Saya ingin dengan cara-cara ini akan menginspirasi kita. Ada hal kecil yang bisa kita lakukan tetapi memberikan dukungan ekonomi di bawah yang sangat besar,” kata Jokowi.

Presiden menjelaskan pemerintah akan menyiapkan regulasi yang mendukung pengembangan UMKM di masyarakat.

Makan empal

Sementara itu, 14 orang yang diajak Presiden dan Ibu Negara menikmati makanan yang sama dengan orang nomor 1 itu merasa bangga dengan kinerja Kepala Negara.

“Saya senang banget Alhamdulillah. Ga disangka-sangka. Ya saya berdoa di jalanan Pak Presiden lancar. Saya jadi bisa bertemu sama Pak Presiden,” kata Sanah (56) kepada Antara.

Keseharian Sanah adalah penjaja pisang molen yang dijual lagi kepada pedagang lainnya.

Dia mengaku usahanya itu dapat meraup keuntungan Rp40 ribu per harinya.

Kemudian, Fifi Atifa yang mengaku akrab disapa Miroh juga bersyukur dapat bertemu langsung dengan Kepala Negara.

Miroh memiliki 3 anak dan berjualan kolak pisang keliling.

“Saya jualan kolak pisang keliling cuma dapat 50 ribu per hari. Kasih makan anak 3 terus kalau ada orderan keripik pisang, ya saya buat kripik pisang juga,” kata Miroh seusai makan siang “dadakan” itu.

Presiden, ujar Miroh, memberinya masukan untuk tetap semangat dalam menjalani keseharian.

“Presiden kepada rakyat kecil tidak memandang bulu mana yang kaya, mana yang miskin. Itulah kejujuran dari Pak Presiden,” kata Miroh.

Sebagian besar warga yang diajak Presiden masuk rumah makan merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar rumah makan empal gentong Haji Apud di Jalan Raya Panembahan.

Warga disajikan makanan yang sama dengan rombongan kepresidenan dan Presiden Jokowi beserta Ibu Negara antara lain sate kambing, empal gentong, ayam goreng, dan udang balado dengan minuman es jeruk dan kelapa.

Usai melakukan santap siang pada sekitar pukul 16.10 WIB, Presiden Jokowi beserta rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Sport Hall Bima, Jalan Karya Mulia, Kesambi, Kota Cirebon.

Presiden pun bertolak ke Jakarta pada pukul 18.30 WIB mengakhiri rangkaian agenda kunjungan kerjanya di Jawa Barat.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber Artikel

Artikel Terkait

loading...