Zlatan Mungkin Tak akan Bertahan

Oleh: Handy Fernandy

Tua-tua keladi, makin tua makin sakti. Ungkapan ini rasa-rasanya pantas disandingkan dengan Zlatan Ibrahimovic. Memasuki usia 35 tahun di mana sebagian orang menganggap bahwa usia tersebut sudah memasuki masa senjakala sebagai pesepakbola, namun nyatanya hal ini tidak berlaku bagi Ibra. Barangkali, usia baginya hanyalah berupa deretan angka semata.

Tak ada yang menyangka bahwa ayah dari Maximilian Ibrahimovic ini tetap menunjukan kualitasnya dan konsisten dalam mendulang gol, bahkan semakin tajam. Seolah-olah semakin tua usianya, semakin bagus performanya. Layaknya wine yang semakin lama disimpan, semakin nikmat rasanya. 

Di Musim 2016/2017 kali ini, pria berkebangsaan Swedia tersebut telah berhasil mengoleksi 26 gol dari 38 pertandingan yang dijalani sejauh ini. Yang terbaru, Zlatan  berhasil mencetak brace ke gawang Fraser Forster dan mengantar Manchester United (MU) menang 3-2 atas Southampton di laga final Piala Liga Inggris  atau yang dikenal dengan English Football League (EFL) Cup pada Minggu (26/02/2017) lalu. Dalam pertandingan tersebut, Zlatan berhasil mencetak gol pembuka sekaligus penutup. 

berita bola,berita bola terkini,sepak bola,football manager super soccer,klasemen liga inggris, jadwal sepak bola,prediksi bola,liga inggris,liga champion,

Kemenangan atas The Saints mengenapi prestasi Zlatan di MU karena mampu mengawinkan gelar EFL Cup dengan Community Shield. Pencapaian ini tentunya luar biasa mengingat ia baru didatangkan pada pertengahan tahun lalu. Itu berarti belum genap setahun pesepak bola kelahiran Malmo ini berseragam United, tetapi telah memberikan dua gelar juara sejauh ini.    

“Kami percaya pada sesuatu yang kita lakukan, dan kami akan terus berlatih keras. Setelah tujuh bulan, saya memiliki dua piala dengan klub ini. Ada klub lain, mereka tidak menang selama 10 tahun. Maksudku, aku memenangkan setengah dari apa yang mereka menangi dalam 10 tahun, jadi saya senang untuk itu.” kata Zlatan.

Sejauh ini pemain yang dijuluki Ibracadabra saat bermain di Serie A tersebut telah mengoleksi 32 gelar yang diraihnya bersama 7 klub berbeda (termasuk di MU). Hingga musim ini berakhir, Zlatan masih memiliki kesempatan untuk memenangkan tiga gelar lainnya yang sedang diincar oleh United, yakni Piala FA, Liga Europa, dan Liga Primer Inggris. Ia mengaku masih haus gelar lantaran ingin membangun sebuah museum di rumahnya.

“Saya punya rumah khusus untuk medali, ya saya punya,” ujar Zlatan.

Tentunya untuk mewujudkan tiga gelar yang tengah diperjuangankan tersebut dibutuhkan komitmen yang kuat dari sang pemain. Namun belakangan Zlatan seperti enggan untuk memperpanjang kontrak. Seperti diketahui bersama, kontrak pemain bernomor punggung 9 ini akan habis pada Juni 2017 mendatang. 

Sejak didatangkan dari Paris Saint Germain di awal musim dengan status bebas transfer, Zlatan hanya disodori kontrak selama satu tahun. Hal ini dilakukan lantaran adanya rasa takut kalau permainannya tak akan berkembang ketika bermain di Inggris mengingat usianya yang tak muda lagi.

Namun prediksi tersebut tak terbukti, bahkan Zlatan justru menjadi pendulang gol terbanyak bagi MU musim ini—sekaligus menyingkirkan pemain yang lebih muda seperti Memphis Depay yang harus terusir hingga ke Lyon.

Hal inilah yang membuat pelatih MU, Jose Mourinho menginginkan agar Zlatan mau memperpanjang durasi kontraknya bersama Setan Merah paling tidak setahun lagi. Bahkan, ia secara khusus meminta agar para Red Army—julukan fans MU—untuk membujuk sang idola agar mau bertahan lebih lama. 

“Jika diperlukan, fans bisa menginap semalam di rumahnya. Saya tak pernah memohon, tapi saya pikir mereka akan melakukannya jika diperlukan. Kami ingin dia tetap bersama kami untuk satu musim lagi dan kami yakin dia akan memenuhinya,” ujar Mourinho

Keengganan Zlatan untuk memperbarui masa bakti di MU kemungkinan lantaran performa mereka di Premier League. Hingga kini, mereka masih berada di peringkat ke-6. Itu artinya, masih jauh dari zona Liga Champions. 

Sebagai pemain yang belum pernah merasakan menggengam Si Kuping Besar, tentunya Zlatan masih memiliki ambisi untuk bermain di ajang tertinggi sepak bola antar klub Eropa tersebut musim depan. Bila MU gagal berada di zona Liga Champions, mungkin pemain bertinggi badan 1,95 m tersebut akan hijrah ke klub lain. 

Sejauh ini Napoli disebut-sebut sebagai klub yang paling santer untuk mengamankan jasanya di musim depan lantaran klub asal Italia tersebut berpeluang besar lolos otomatis ke Liga Champions. Hingga kini, mereka masih konsisten masuk dalam tiga besar di Serie A musim 2016/2017 ini. Bahkan ketertarikan tersebut meluncur langsung dari mulut Aurelio De Laurentiis, Presiden Napoli.

“Saya melihat dia sebagai pemain hebat dan terbiasa rileks,” tutur De Laurentiis. 

Sumber Artikel

Artikel Terkait

loading...
Rate this article!